Rabu, 29 Februari 2012

CIVIL LAW AND COMMON LAW SISTEM



Oleh; Dody Nur Andriyan

A. Sistem Hukum Common Law

Sistem hukum Common Law tidak dikembangkan di Universitas-universitas, atau melalui penulisan doktrinal, melainkan oleh para praktisi dan proseduralis. Pengadilan mempunyyai andil besar dalam sistem hukum ini, kaidah yang terbentuk tertuju secara konkret kepada penyelesaian kasus tertentu. Asal-usul Hukum Inggris mempunyai kedudukan yang penting dalam sistem ini, hanya saja kaidah hukum Inggris berkembang secara mandiri dan sedikit sekali dipengaruhi oleh hukum lain. Hukum Inggris merupakan hasil dari suatu tradisi yang panjang dalam perjalanan sejarah, dan tidak terganggu oleh revolusi. Pada Common Law orang menekankan pada ciri tradisionilnya.9

David dan Brierly membuat periodisasi Common Law dari mulai tahun 1066 sebelum penaklukan Norman, hingga sampai tahun 1832 sampai sekarang, yang merupakan periode modern bagi Common Law, pada masa ini mengalami perkembangan dalam penggunaan hukum yang dibuat atau perundang-undangan. Ia tidak bisa lagi hanya mengandalkan pada perkembangan yang tradisional. Untuk menghadapi kehidupan yang modern, Common Law semakin menerima campur tangan Pemerintah dan badan-badan administrasi.10

Berbeda sekali dengan Hukum Romawi-Jerman yang menyandarkan pada kerangka perundang-undangan, Common Law menyandarkan pada prosedur. Menurut sejarahnya mengajukan perkara ke pengadilan kerajaan bukanlah hak rakyat, merupakan kemurahan hati penguasa kerajaan. Putusan pengadilan tersebutlah yang nantinya akan menjadi hukum, dan akan precedent.

Hal yang menonjol dalam sistem common law adalah tidak adanya pembedaan prinsipiel antara hukum publik dan hukum perdata, tidak ada pembedaan antara hukum perdata dengan hukum dagang.

Kaidah hukum berkembang melalui keputusan hakim, kaidah hukum kurang dirumuskan secara umum, sehingga kaidah hukum yang ada mempunyai isi konkret. Ciri utama common law memang terletak kaidah-kaidahnya yang konkret, yang sudah mengarah pada penyelesaian suatu kasus tertentu, kaidah-kaidah yang demikian dilahirkan melalui keputusan-keputusan hakim, dan oleh karena itu pengadilan memegang peranan yang pokok. Perkembangan hukum Inggris lebih banyak dilakukan oleh hakim daripada para penulis dan guru besar. Perkembangan common law dilakukan/tumbuh melalui praktek, melalui penciptaan oleh hakim, sehingga common law terjadi secara empirik.


B. Sistem Hukum Civil Law

Sistem Hukum Civil Law termasuk keluarga hukum Romawi-Jerman. Sistem hukum ini muncul pada Abad ketigabelas. Peranan Universitas dalam Pengkajian Hukum Romawi-Jerman sangat besar. Karya universitas terlihat dalam pembentukan kaidah-kaidah yang dijadikan pedoman dalam pengambilan keputusan atau penyelesaian sengketa, kaidah tersebut dipakai untuk melakukan tindakan penyelesaian secara konkrit. Kaidah tersebut tentunya masih merupakan kaidah yang bersifat abstrak, yang digunakan untuk menyelesaikan peristiwa konkrit. Penulisan Universitas bersifat berupa doktrinal yang memuat asas yang akan dipakai dalam pengambilan keputusan suatu peristiwa konkrit.1

Sumber-sunber hukum dalam Civil Law System muncul peranan yang sangat dari hukum yang dibuat manusia atau yang disebut kemudian sebagai perundang-undangan atau hukum yang ditulis. Negara dengan sistem Romawi-Jerman juga disebut negara-negara dengan sistem hukum yang dituliskan. Kodifikasi hukum kemudian menjadi semangat Ahli di Universitas, yang di kemudian hari menimbulkan menghantarkan apa yang disebut sebagai legislatif positivisme.

Para Juris dalam menerapkan hukum berdasarkan penafsiran terhadap rumusan kaidah hukum karya legislatif, hakim memandang hukum kepada hukum perundang-undangan sebagai hukum positif. Peraturan perundang-undangan merupakan hasil dari suatu usaha yang panjang yang dilakukan oleh para juris atau para penulis doktrinal, puncaknya berupa keberhasilan membentuk suatu kodifikasi dalam hukum perundang-undangan.


C. Perbedaan Sistem Common Law dengan Sistem Civil Law

Perbedaan mendasar antara kedua sistem tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Order and priority: jurisprudence and doctrine. Perbedaan ini terlihat bahwa pada Common Law Siystem yang menjadi prioritas adalah jurisprudence, dan menganut prinsip judge made precedent sebagai hal yang utama dari hukum. Sedangkan pada Civil Law System prioritasnya adalah Doktrin, serta peran legislator yang besar, dan pengadilan hanya penerap hukum saja.

  2. Fungsi Doktrin. Dalam Common Law Siystem fungsi doktrin lebih modest, pengarang ditantang untuk membedakan kasus yang muncul, dan mengekstrak dari aturan yang spesifik. Sedangkan daalam Civil Law System fungsi doktrin untuk memberikan solusi pada kasus tertentu.

  3. Model Doktrin. Dalam Common Law Siystem, pengarang mefokuskan pada patern kenyataan, menganalisis kasus yang muncul secaaraa mirip, mengekstrak aturan yang spesifik, kemudian melalui metode deduksi, mengusulkan aturan baru untuk mengcover fakta yang belum muncul. Sedangkan dalam Civil Law System mefokuskan pada prinsip-prinsip, menerangkan akibatnya dalam konteks hak dan kewajiban. Kemudian menentukan area dari penerapan prinsip-prinsip yang melibatkan beberapa metode induksi dari kasus-kasus hukum yang ada.

  4. Fungsi Yurisprudensi. Dalam Common Law Siystem, men set out sebuah aturan baru yang spesifik terhadap suatu fakta-fakta spesifik serta menyediakansumber prinsipiil utama sumber hukum. Sedangkan dalam Civil Law System, menerapkan prinsip-prinsip umum, dan menjelaskannya melalui sumber-sumber hukum sekunder.

  5. Stare Decisis. Dalam sistem hukum Inggris, pengadilan yang tingkatannya lebih rendah harus mengikuti keputusan yang lebih tinggi. Stare decisis adalah sebagai metode untuk mengadili suatu perkara yang mirip atau sama, juga harus diproses secara mirip atau sama. Sebaliknya dalam Civil Law System, tidak mengenal stare decisis.

  6. Model Yurisprudensi. Dalam Common Law Siystem, bentuk putusan pengadilan secara luas mengekspos fakta, membandingkan dan membedakannya dengan kasus-kasus sebelumnya terdahulu, dan memutuskan aturan hukum spesifik yang relevan dengan fakta yang dihadapi. Sedangkan dalam Civil Law System, bentuk putusan pengadilan dirumuskan dalam rumusan tertulis, formalistik, lebih pendek, terpisah dalam dua bagian yaitu motif atau reason dan dispositif dan order. Para hakim mengidentifikasikan prinsip-prinsip hukum yang relevan, kemudiian meverifikasi jika fakta-fakta mendukung untuk penerapannya.

  7. Fungsi Undang-undang . Dalam Common Law Siystem, undang-undang melengkapi hukum yang bergulir di pengadilan dari kasus ke kasus (case law), case law merupakan core of the law yang diekspresikan melalui aturan spesifik yang diterapkan pada fakta spesifik juga. Sedangkan dalam Civil Law System, kitab undang-undang mengupas core of the law dan prinsip-prinsip umum secara sistematik dan menyeluruh diekspos ke dalam suatu kode, dan statuta-statuta tertentu melengkapi kode tersebut.

  8. Gaya Perumusan Hukum. Dalam Common Law Siystem, statute menyajikan difinisi secaaraa detil, setiap aturan secara spesifik ejabarkan dengan enumerasi yang panjang dikaitkan dengan aplikasi spesifik, serta eksepsi atau pengecualiannya. Ketentuan statute tidak perlu padat (concise), sebab hanya mengcover bagian yang spesifik dari sebagian hukum untuk direformed, tetapi harus secara precise, sebab pengadilan membatasi aturan terhadap fakta spesifik yang mereka maksudkan untuk dicover. Sedangkan dalaam Civil Law System, statute tidak menyajikan definisi, dan prinsip-prinsip secara luas dan frase umum. Prinsip-prinsiip umumnya tidak perlu diterangkan secara persisi sebab hal ini tidak dibaca restriktif, tetapi perlu dinyatakan secara concise apabila code diterapkan.

  9. Penafsiran Hukum. Dalam Common Law Siystem, penafsiran diperoleh dengan membandingkan statuta secara obyektif, dikonstruksi menurut aturan tertentu dengan dasar-dasar pembuatannya, dan sejumlah perundangan suatu aturan harus dibaca secara keseluruhan, serta ketentuan lebih khusus mengkontrol aturan lebih umum, sehingga akan memenuhi pemahaman yang masuk akal dan sesuai dengan harapan. Statute harus harus ditafsirkan dengan menggunakan latar belakaang case law. Sedangkan dalam Civil Law System, penafsiran hukum untuk menemukan maksud atau intention dari legislator dengan memeriksa semua legislasi termasuk travaruk preparatories juga termasuk teks yang berkaitan dengan itu dan mengandung teks yang obscure. Statute merupakan sumber primer hukum berdasarkan teori Montesquieu, dan hakim tterpengaruh teori Montesquieu.

  10. Pengangkatan Hakim. Dalam Common Law Siystem, hakim memegang peranan penting dalam memuruskan tentang apa dan bagaimana suatu hukum dibuat, hakim ditunjuk dari sekian praktisi lawyer. Sedangkan daalam Civil Law System, hakim memegang fungsi utama dalaam adjudikasi, hakim dipilih dan diangkat dari sekolah hukum yang fresh graduate dengan spesialisasi tertentu.

  11. Konsekuensi Evolusi Hukum. Prinsip-prinsip Common Law dapat berubah dari waktu ke waktu dengan mendasarkan pada doktrin stare decisis. Sedangkan prinsip-prinsip Civil Law dibakukan dan mengkristal dalam suatu kode dan sering diwarnai dengan doktrin yang rigid daan diterapkan oleh pengadilan.

  12. Konsep Aturan Hukum. Dalam pandangan ahli hukum Inggris, doktrin dianggap sebagai konsep abstrak dengan tingkat generalitas yang tinggi dengan contoh regel de droit sebagai legal prinsiple dianggap lebih sebagai persepsi moral daripada sebagai aturan hukum yang sebenarnya. Sistem Hukum Inggris yang mengkondisikan penyelesaian kasus demi kasus secara konkret dianggap lebih mudah dipahami, tetapi tidak well organized. Sistem Hukum Inggrais dianggap sebagai sistem hukum yang terbuka dalam arti bahwa setiap aturan baru dapat diciptakan ataau dimasukan ke dalam fakta-fakta baru. Sedangkan dalam negara-negara yang memberlakukan Romano-Germanic Family, doktrin yang tertulis dipresentasikan dengan kewibawaan, aturan hukum dianggap lebih sebagai suatu yang tepat untuk memecahkan suatu kasus konkrit. Melalui upaya sistematisasi karya-karya pengarang, aturan hukum telah muncul dengan level abstraksi yang tinggi. Sistem Civil Law dianggap sebagai sistem yang tertutup dalam arti setiap keadaan yang mungkin hanya diatur oleh aturan dan prinsip-prinsip umum yang sangat terbatas.

  13. Pengkategorian Hukum. Dalam Common Law Siystem, dapat dijumpai beberapa yuridiksi pengadilan yang menangani perkara berbeda, yang dikenal dengan nama Common Law Court dan Court Of Equity. Dalam Common Law Siystem, hukum substansif biasanya memperoleh penekanann atau perhatian lebih. Sedangkan dalam Civil Law System, hukum dikategorikan berdasarkan aturan itu sendiri, misalnyya public law dan private law. Hukum yang mengatur tentang prosedur dan pembuktian atau hukum adjektif, lebih mendapat perhatian.

  14. Hakim, versus Remedi. Dalam Common Law Siystem, yuridiksi pengadilan tertentu untuk memberikan hak kewajiban harus melalui remedi (remedi precede rights), serta tidak memiliki sistem yang unitair mengenai hak kewajiban. Pengadilan mmempunyai yuridiksi untuk mendengarkan persoalan atau perkara yang diajukan dengan meneliti case of action yang melahirkan hak dan kewajiban. Sedangkan dalam Civil Law System, mefokuskan pada hak dan kewajiban. Dalaam Civil Law tidak memiliki difinisi yang jelas tentang sistem remedi, tetapi mendasarkan

7 komentar:

Anonim mengatakan...

hello dodynurandriyan.blogspot.com blogger discovered your blog via Google but it was hard to find and I see you could have more visitors because there are not so many comments yet. I have found site which offer to dramatically increase traffic to your website http://xrumerservice.org they claim they managed to get close to 1000 visitors/day using their services you could also get lot more targeted traffic from search engines as you have now. I used their services and got significantly more visitors to my blog. Hope this helps :) They offer best backlinks Take care. Jason

Anonim mengatakan...

[url=http://games-review-it.com]Review this game![/url]
[url=http://games-review-it.com/review/minecraft/]Minecraft for free online[/url]


[url=http://games-review-it.com/guides/angry-birds-space-walkthrough/]Angry Birds Space guide for free[/url]
[url=http://games-review-it.com/review/mass-effect-3/]Mass Effect 3 download[/url]

[url=http://games-review-it.com/old-games/20-legendary-games-from-the-turn-of-the-century/]Half-Life[/url]

Anonim mengatakan...

Slutceleb Nude Celebrity Galleries - The Place To Get Your Naked Celebrities And All The Banned Pics. [url=http://nextarticles.com/arts-and-entertainment/celebrity-stolen-video.html]nextarticles.com/arts-and-entertainment/celebrity-stolen-video[/url]

Anonim mengatakan...

I and my guys were actually viewing the nice suggestions on the blog while instantly I had an awful feeling I had not expressed respect to the web blog owner for those techniques. These men became absolutely joyful to read all of them and now have quite simply been making the most of them. Appreciation for truly being indeed accommodating and then for picking out this kind of excellent subject matter most people are really eager to learn about. My honest apologies for not saying thanks to you earlier. Payday Loans

Anonim mengatakan...

dodynurandriyan.blogspot.com continued Montez mengatakan polisi Indianapolis , " kata He he benci harus melakukan hal ini , tapi kali yang keras dan ia sebelumnya tidak ada pilihan

Anonim mengatakan...

I'm excited to discover this site. I need to to thank you for your time just for this wonderful read!! I definitely really liked every bit of it and I have you saved as a favorite to check out new things in your web site.

[url=http://avmost.com]Free Porn Video[/url]

Anonim mengatakan...

I'm excited to uncover this great site. I need to to thank you for your time just for this fantastic read!! I definitely liked every bit of it and i also have you saved to fav to look at new stuff in your site.

[url=http://avmost.com]Free Porn Video[/url]